Selasa, 14 Mei 2013

BERSYUKUR Harus Menjadi Prinsip Setiap Muslim

Oleh: Muammal Habibi
Mungkinkah kita semua bisa membayangkan bagaimana nasibnya jika dalam semenit saja Allah dengan kehendakNya men-STOP oksigen di bumi ini. Bisakah kita bayangkan apa jadinya jika dalam semenit saja Allah dengan kehendakNya menonaktifkan gaya gravitasi bumi. Dapatkah kita bayangkan apa jadinya jika dalam beberapa detik saja Allah dengan kehendakNya melepas lapisan ozon yang membungkus bumi??? Yang pasti jika hanya salah satu saja dari sebagian kecil kekuasaan Allah tersebut terjadi, seluruh ekosistem dan tata kehidupan akan berantakan dan dampak buruk yang terjadi akan sangat luar biasa bagi kehidupan. Syukur Alhamdulillah Allah Swt Maha Pengasih dan Maha Bijaksana masih mengizinkan kita untuk menikmati kehidupan dunia sampai detik ini.

Tiada satupun alasan bagi manusia untuk tidak bersyukur kepada Allah Swt. Seharusnya inilah prinsip yang wajib dimiliki oleh setiap muslim.  Di mana pun dan dalam keadaan apapun kita wajib mensyukuri apa yang telah Allah berikan kepada para hambaNya.

Apabila kita mau berfikir, begitu hebatnya Kebesaran Allah Ta’alaa dan sangat amat kerdilnya kita sebagai manusia. Dengan kehendakNya Allah mampu melakukan apapun yang Dia kehendaki. Seluruh ruang di alam semesta ini tidak lepas dari pantauan dan kendali-Nya. Rangkaian ekosistem dalam kehidupan ini pun telah diatur dengan begitu rapi dan sistematis oleh-Nya. Pergantian malam dan siang, musim hujan, panas, semi, dan dingin adalah akibat rotasi dan evolusi bumi dalam mengitari Sang Surya yang tentunya telah di desain oleh Allah dengan sangat mempesona.

 “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” {QS. Ali Imran: 190}

Oksigen disediakan cuma-cuma untuk seluruh makhluknya tanpa satu sen-pun dipungut biaya. Kalaulah sehirup oksigen itu dikenakan harga, tentu tak akan mampu kita untuk membayarnya. Seluruh kekayaan dan potensi alam di bumi juga di peruntukkan bagi kita. Gaya gravitasi bumi yang mungkin jarang kita renungkan diciptakan juga demi terjaganya kita untuk tetap berpijak di bumi. Mungkin selama ini kita kurang menganggap sebagian kecil ciptaan Allah tersebut, padahal jika direnungkan lebih dalam kita tentu tak akan bisa hidup nyaman dan aman di bumi tercinta kita baik tanpa gaya gravitasi dan oksigen gratis unlimited yang notabene keduanya masih sebagian kecil dari kebesaran Allah.

Begitu baiknya Allah Swt dengan seluruh rahmatNya yang masih tercurahkan kepada para makhluknya. Walaupun terkadang kita sebagai hambaNya bersikap kufur terhadap nikmatNya, namun Allah masih menjamin oksigen bagi kita. Walaupun diantara para hambaNya terdapat orang-orang yang mempersekutukan-Nya, namun Allah masih memberikan kesempatan waktu bagi mereka untuk hidup nyaman di bumi. Walaupun diantara para manusia ada yang memusuhi agamaNya, namun Allah masih menjamin rizki baginya.

 “Dan tidak ada suatu binatang melata [makhluk Allah yang bernyawa] pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” {QS Hud: 6}

Sebagai muslim, marilah kita bersama belajar dan berusaha untuk selalu mensyukuri apapun yang telah Allah sediakan bagi kita para hambaNya. Sekalipun ditimpa sebuah musibah yang merupakan bentuk ujian dari Allah, marilah kita tetap bersusaha untuk bersabar dan tabah serta memohon yang terbaik kepadaNya. Kita harus menyadari bahwa tujuan kita diciptakan memang untuk diuji. Allah Ta’ala berfirman:

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” {QS Al Mulk: 2}

Sebagai muslim kita harus meyakini bahwa bersyukur adalah tindakan baik dan bijaksana yang sudah sepatutnya menjadi sikap setiap muslim dalam setiap momen dan keadaan. Hidup ini adalah rangkaian proses kita belajar dan berusaha untuk menjadi pribadi yang berkualitas dihadapan Allah, oleh karenanya belajar dan berusaha untuk memelihara rasa syukur sudah menjadi tanggung jawab bagi setiap pribadi muslim. Jangan sampai faktor lain mempengaruhi mempengaruhi prinsip kita akan rasa syukur. Ingat saudaraku sekalian yang tercinta, ada konsekuensi yang akan kita dapatkan tergantung apakah kita termasuk hambaNya yang pandai bersyukur ataukah justru kufur nikmat sebagaimana firmanNya:

 “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. {QS. Ibrahim: 7}

Rasa syukur yang kita miliki adalah salah satu nikmat yang tidak semua orang mampu untuk menjaganya. Selain Allah menjanjikan nikmat yang bertambah bagi hambaNya yang bersyukur, dengan rasa syukur seseorang bisa merasa tenteram dan nyaman dalam menjalani kehidupan, tidak merasa iri dengan kelebihan yang dimiliki orang lain, dan selalu rendah hati akan nikmat Allah yang telah ia peroleh.

Rasulullah Muhammad Saw pernah berpesan kepada kita selaku ummatnya:
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu karena hal itu lebih patut agar engkau sekalian tiak menganggap rendah nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu. {Muttafaq Alaihi}.

Dari hadits beliau yang tersurat, telah menyiratkan bahwa sejatinya setiap muslim haruslah memiliki rasa simpati dan empati kepada saudaranya yang secara kondisi tidak lebih baik dari kita. Dengan merasa simpati dan empati, kita bisa membayangkan mungkinkah kita bisa hidup seperti mereka yang kondisinya dibawah, lalu kita pun merasa diri sebagai manusia yang lebih beruntung sehingga tak ada satupun alasan yang tepat untuk tidak mensyukuri nikmat yang telah Allah beri  dan alangkah baiknya jika hati kita tergerak untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Dengan kita berpikir dan merenungkan seluruh ciptaan Allah, hal itu akan membuat kita sangat kagum dan terpesona akan Allah dan KeagunganNya. Selain itu juga akan membuat kita semakin beriman dan bertaqwa kepadaNya. Cinta, kekaguman, dan ketakjuban serta rasa syukur kita pada-Nya kian kuat terjaga dan terpelihara.

Semoga dalam perjalan hidup ini Allah selalu membimbing dan menuntun setiap langkah kita serta menganugerahkan semangat yang luar biasa pada kita untuk selalu bersyukur selamanya. Amiin Ya Rabb..

NB: Bagi saudara/i diperbolehkan untuk meng-copy paste artikel ini, namun dengan syarat harus mencantumkan sumber (source) web ini guna pihak lain juga mendapat manfaat atas dibuatnya blog ini dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan secara bersama. Syukran :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar